Sabtu, 30 Agustus 2014

Sabtu Pagi


Good morning, Indonesia! Happy weekend! Yay!
Hari ini adalah hari Sabtu, itu artinya libur untuk semua mahasiswa. Tapi bukan untuk libur dalam segala hal. Karena arti hari Sabtu yang sebenarnya bagi mahasiswa adalah libur belajar untuk mengerjakan pekerjaan rumah (kost) yang menumpuk. Memasak, mencuci pakaian, dan membersihkan kamar kost yang sudah mirip perahu pecah karena hampir seminggu tidak dibereskan *but it's not me*. Belum lagi semut-semut berkumpul di sudut kamar membangun sarang bermerek "Better", sungguh menyebalkan. Tapi itu bukan intinya.

Kamis, 28 Agustus 2014

Break First


Good morning!
This is my first time to shared my daily menu. After long time tried to make a simple menu from my mother. And this morning I tried to create a new simple breakfast. It's a fried corn, scrambled eggs, and a glass of milk with strawberry. Protein from eggs, vitamin from strawberries, calcium from milk, and carbohydrate from corn. Oh, I think this is a perfect breakfast today.
Okay, let see the result!

Rabu, 27 Agustus 2014

Mei Skip



Long time no see, yah..
Sampai pada akhirnya memberanikan diri untuk melepas dua puluh menit dari waktu luang yang saya miliki. Sederhana, hanya ingin mengungkap sebuah perasaan yang sangat tak tertandingi, kebahagiaan. Waktu mungkin bergulir sangat cepat saat kebahagiaan mulai menghampiri. Bahagia bertemu keluarga, sahabat, pacar, bahkan teman yang bukan pacar. Sesekali saya sempat bergumam, adakah kebahagiaan abadi di muka bumi ini?! Bagi saya, kebahagiaan merupakan suatu anugerah terindah yang jatuh ke lubuk hati paling dalam. Dimana saat saya mengumbar senyum, menitikkan air mata dan saat semuanya memancarkan senyum gembira dari bibir mereka. Sempurna, ketika melihat mereka tertawa lepas walaupun salah satu dari kami harus dikorbankan sebagai bahan lelucon. Tak masalah, inilah wujud kebahagiaan seseorang.
Bagi saya, sekecil apapun bentuk kebahagiaan patut kita syukuri. Seperti halnya beberapa waktu lalu. Sebuah kejutan bertubi-tubi menebarkan kebahagiaan bagi saya, keluarga, sahabat, dan siapapun yang terlibat. "Mei Skip" adalah sebuah judul dari perayaan hari ulang tahunku yang terlewat sangat jauh dari hari sebenarnya.

Sabtu, 21 Juni 2014

Sesuatu yang Baru

Hello, guys!
Lihat! Ada sesuatu yang baru di sidebar kanan. Yup, kemarin saya baru saja mengganti foto profil blog. Kenapa harus diganti? Saya rasa foto sebelumnya sudah jauh kadaluarsa, sudah beda dengan kondisi saaat ini. Jelas saja, foto sebelumnya diambil saat saya duduk di kelas X SMK, dan dua bulan lagi saya sudah kuliah semester 3. Dulu masih cupu, masih suka cari perhatian dengan poni depan yang rata. Sekarang saya belajar menjadi seseorang yang lebih dewasa, mengingat umur saya yang menginjak 19 tahun pada bulan Mei kemarin. Selain foto profil, saya juga menambahkan bio di bagian bawah foto.


Menulis dengan Emosi


Blog ini hampir tidak bisa berbicara lagi, semuanya tampak sunyi disini. Berbulan-bulan saya tinggalkan, dan untuk kesekian kalinya niat untuk menulis tenggelam tanpa bekas. Baru beberapa hari yang lalu seseorang berkata "tulisan akan terlihat lebih hidup kalau menulis dengan emosi". Sempat setuju dengan pemikiran itu, karena melihat dari beberapa tulisan galau yang sempat saya posting, memang benar. Tulisan itu seperti hidup. Bukan hidup bagai menari-nari seperti yang dilihat penderita dyslexia. Tapi seakan-akan tulisan itu mampu mengilustrasikan setiap detik emosi di dalam diri saya. Setiap kalimat jadi memiliki makna yang sangat mendalam. Setiap kata seperti mengalir dengan mudah, tanpa harus kita rangkai sedemikian rupa.

Welcome Back!


Welcome back!
After many times I had break from my blog then run away as I didn't have a responsibility. Please, pardon me! Now, I wake up from hibernation and trying to irradiate the world with lots of stories. Don't go anywhere! :)

Rabu, 22 Januari 2014

Mungkin Diary


Sudah lama sekali rasanya tidak mengungkapkan isi hati lewat tulisan. Yup. Kali ini mungkin saking rindunya atau saking tidak kuat menahan semuanya sendirian, akan saya ceritakan semuanya lewat tulisan.
Saya mungkin munafik mengatakan tidak boleh pacaran atau tidak memiliki pacar. Padahal dalam hati saya berkata ingin sekali memiliki kekasih, tetapi sebagian hati saya mengatakan bahwa saya belum siap. Seperti amphibi, hidup di atas 2 tekanan yang berbeda. Sebagian hati saya mungkin masih dibantu separuh pikiran saya, memiliki kekasih di umur hampir 19 tahun itu menurut saya wajar, apalagi jika tujuannya untuk menambah semangat.